Córdoba vs Mirandés: Empat Menegangkan Berakhir 2-2, Poin Berharga di LaLiga Hypermotion

IPD – 28 Maret 2026 | Pertandingan antara Córdoba CF dan CD Mirandés pada Jumat, 27 Maret 2026, menyajikan drama yang tak terduga di Stadion Nuevo Arcángel. Kedua tim, yang masing-masing berada dalam posisi kritis di klasemen LaLiga Hypermotion, berjuang keras untuk meraih poin yang dapat mengubah nasib mereka. Setelah serangkaian peluang, gol, dan keputusan kontroversial, laga berakhir imbang 2-2.

Di babak pertama, Córdoba memanfaatkan keunggulan penguasaan bola (59,4% vs 40,6% Mirandés) untuk menekan pertahanan tamu. Pada menit ke-11, Diego Bri berhasil memecah kebuntuan dengan tembakan tepat ke sudut kanan gawang, memberikan keunggulan awal 1-0 bagi tim tuan rumah. Gol tersebut diikuti serangkaian serangan berbahaya, termasuk peluang yang hampir masuk lewat tiang pada menit ke-34, namun penjaga gawang Mirandés, Iker Álvarez, tetap sigap.

Menjelang jeda, Mirandés berhasil menyeimbangkan skor lewat gol tunggal Carlos Fernández pada menit ke-55. Gol tersebut datang setelah serangan balik cepat, dengan assist dari Cristian Carracedo. Namun, kebahagiaan Mirandés tidak bertahan lama. Pada menit ke-61, Carlos Fernández kembali mencetak gol, kali ini memanfaatkan kesalahan pertahanan Córdoba di daerah tengah lapangan. Skor 2-1 untuk Mirandés menambah tekanan pada tim asuh Iván Ania.

Menanggapi keunggulan Mirandés, Córdoba kembali bangkit. Pada menit ke-47, Adrián Fuentes menambah angka lewat tembakan dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan silang dari Diego Bri. Gol tersebut mengembalikan keunggulan Córdoba menjadi 2-1 dan menambah intensitas pertandingan menjelang akhir babak pertama.

Babak kedua dimulai dengan tempo yang lebih tinggi. Kedua pelatih, Iván Ania (Córdoba) dan Antxón Muneta (Mirandés), melakukan beberapa pergantian taktikal. Mirandés memperkuat lini serang dengan masuknya Unax del Cura dan Pablo Pérez, sementara Córdoba menambahkan Adilson Mendes Martins dan Mikel Goti untuk meningkatkan variasi serangan.

Pertandingan kembali seimbang pada menit ke-84, ketika Mirandés memperoleh tendangan penalti setelah pemain Córdoba melakukan pelanggaran keras di dalam kotak penalti. Namun, VAR menolak keputusan tersebut karena posisi offside pada pemain penyerang Mirandés, sehingga peluang penalti tidak terwujud.

Menjelang menit ke-94, kedua tim berusaha keras mencetak gol penentu. Córdoba hampir menambah gol lewat tembakan Kevin Medina yang meleset tipis ke tiang gawang. Di sisi lain, Mirandés menekan dengan serangan sayap yang menghasilkan tendangan sudut, namun tidak menghasilkan gol.

Statistik akhir mencerminkan pertandingan yang seimbang: Córdoba mencatat 15 tembakan dengan 9 arah ke gawang, sementara Mirandés mencatat 9 tembakan dengan 5 arah ke gawang. Kedua tim menerima masing-masing tiga kartu kuning, tanpa ada kartu merah. Jumlah pelanggaran yang dilakukan Córdoba (19) sedikit lebih tinggi daripada Mirandés (15), namun Mirandés menerima lebih banyak pelanggaran (16) dibanding Córdoba (13).

Berikut ringkasan statistik pertandingan:

StatistikCórdobaMirandés
Penguasaan Bola (%)59,440,6
Tembakan ke Gawang95
Tembakan Total159
Foul1915
Foul Diterima1316
Kartu Kuning32
Kartu Merah00

Setelah hasil imbang ini, Córdoba tetap berada di zona relegasi, namun berhasil menghentikan rentetan enam kekalahan beruntun. Pelatih Iván Ania menegaskan, “Kami harus tetap fokus, setiap poin sangat berharga untuk menghindari zona merah. Tim menunjukkan karakter dan mampu bangkit kembali.” Sementara itu, Antxón Muneta menilai, “Kami masih berjuang untuk keluar dari zona terbawah. Mirandés masih memiliki peluang, namun kami harus memperbaiki konsistensi pertahanan.”

Ke depan, Córdoba akan menghadapi Deportivo La Coruña pada Selasa, 31 Maret, sementara Mirandés menjadwalkan pertemuan melawan Albacete pada hari yang sama. Kedua tim kini mengincar tiga poin untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen.

Dengan hasil 2-2 ini, kedua tim memperoleh satu poin masing-masing, menambah ketegangan pada sisa pertandingan LaLiga Hypermotion musim ini.

Leave a Comment