AUD/USD Tetap Tertekan di Bawah 0,6950 Usai Lonjakan ISM Harga

IPD – 04 April 2026 | Pasangan mata uang AUD/USD kembali menunjukkan volatilitas pada sesi Rabu, berakhir dengan kenaikan tipis sekitar sepertiga persen namun tetap berada di bawah level 0,6950. Kenaikan ini terjadi setelah pasangan sempat memantul dari zona 0,6900, namun tekanan jual kembali menurunkan nilai di bawah ambang penting tersebut. Meskipun AUD/USD berhasil menutup di atas level terendah dua bulan terakhir sekitar 0,6830, masih jauh dari puncak Maret yang menyentuh 0,7120.

Berita ekonomi yang mendominasi hari itu meliputi data izin mendirikan bangunan (IBB) Australia yang mencatat lonjakan signifikan sebesar 29,7% secara bulanan, jauh melampaui perkiraan pasar sebesar 6,5%. Kenaikan tajam ini mengindikasikan pemulihan kuat di sektor perumahan dan menambah tekanan pada Reserve Bank of Australia (RBA) untuk mempertimbangkan kebijakan moneter yang lebih ketat. RBA baru-baru ini menaikkan Official Cash Rate (OCR) menjadi 4,10% pada bulan Maret dan pasar memperkirakan sekitar 65% kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut pada pertemuan Mei, mengingat inflasi masih dipicu oleh biaya energi yang terus meningkat.

Sementara itu, data ISM Manufacturing di Amerika Serikat memberikan sinyal hawkish yang kuat. Komponen Harga yang Dibayar (Paid Prices) dalam indeks ISM melonjak ke 78,3, tertinggi sejak 2022, mengindikasikan tekanan biaya yang signifikan di sektor manufaktur. Indeks Manajer Pembelian (PMI) ISM naik tipis menjadi 52,7, menunjukkan pertumbuhan aktivitas pabrik yang masih berada di atas level pertumbuhan netral 50, namun dengan risiko inflasi yang lebih tinggi. Pernyataan Presiden Federal Reserve St. Louis, Musalem, menegaskan bahwa suku bunga kemungkinan akan tetap berada pada rentang 3,50%-3,75% untuk periode yang lebih lama, memperkuat ekspektasi kebijakan moneter yang tidak mudah dilonggarkan.

  • Izin Mendirikan Bangunan Australia: +29,7% MoM (perkiraan: +6,5%)
  • ISM Paid Prices Index: 78,3 (tertinggi sejak 2022)
  • ISM PMI: 52,7 (pertumbuhan pabrik masih positif)
  • ADP Employment Change: +62.000 (di atas perkiraan +40.000)
  • Penjualan Ritel AS: +0,6% MoM

Data ekonomi tambahan yang berpotensi memengaruhi pergerakan AUD/USD meliputi neraca perdagangan Australia yang dijadwalkan dirilis pada hari Kamis. Konsensus pasar memperkirakan surplus sekitar USD 2,5 miliar, yang bila tercapai dapat memperkuat sentimen positif terhadap dolar Australia. Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan menyampaikan pidato pada Rabu malam mengenai konflik dengan Iran, menambah ketidakpastian geopolitik yang dapat memicu pergeseran aliran dana ke aset berisiko atau safe‑haven.

Analisis teknis 4‑jam

Pada grafik 4‑jam, AUD/USD diperdagangkan di sekitar 0,6929. Meskipun bias jangka pendek masih menunjukkan sentimen bullish ringan, pasangan ini berada di bawah exponential moving average (EMA) 200‑periode yang berada di level 0,6990, menandakan tren jangka menengah masih bersifat bearish. Stochastic RSI telah memasuki zona overbought di atas 80, mengisyaratkan tekanan beli yang kuat namun sekaligus memperingatkan potensi kelelahan pasar.

Level resistance pertama terletak di sekitar 0,6954, yang jika berhasil ditembus dapat membuka jalan menuju EMA 200 di 0,6990. Di atas level tersebut, zona 0,7020 menjadi target menengah yang dapat berfungsi sebagai batas kuat. Di sisi support, level minor berada di 0,6900, diikuti oleh zona reaksi Jumat di 0,6875. Penurunan di bawah 0,6875 akan menguji support penting di 0,6850 dan dapat memicu koreksi lebih dalam.

Secara keseluruhan, pergerakan AUD/USD pada minggu ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor fundamental dan teknikal. Data IBB Australia yang menguat memberi dukungan pada sisi dolar Australia, namun lonjakan biaya produksi di AS melalui indeks ISM Paid Prices menambah tekanan pada dolar AS, menciptakan dinamika silang yang kompleks. Sementara itu, ekspektasi kebijakan moneter RBA dan Fed serta faktor geopolitik terkait konflik Iran tetap menjadi katalis utama yang dapat mengubah arah pasar dalam beberapa hari ke depan.

Kesimpulannya, pasangan AUD/USD masih berada di zona tekanan di bawah 0,6950 meskipun menunjukkan tanda‑tanda pemulihan jangka pendek. Investor sebaiknya memperhatikan pergerakan di sekitar level resistance 0,6954 dan support 0,6875, serta menunggu data neraca perdagangan Australia dan perkembangan geopolitik yang dapat memberikan arahan lebih jelas bagi tren selanjutnya.

Leave a Comment