AUD/USD Pulih, Momentum Berbalik Naik dan Risiko Penurunan Mereda

IPD – 04 April 2026 | Pada Selasa pagi, pasangan mata uang AUD/USD menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami penurunan selama lima hari berturut-turut. Dolar Amerika Serikat (USD) melemah di tengah ekspektasi de‑eskalasi konflik di Timur Tengah, memberikan dorongan bagi mata uang yang sensitif terhadap sentimen risiko seperti Dolar Australia (AUD). Pada saat penulisan, AUD/USD diperdagangkan di sekitar 0,6885, mengakhiri tren turun yang berlangsung sejak awal pekan.

Indeks Dolar AS (DXY) yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama berada di dekat level 99,90, setelah sempat menembus puncak tertinggi sepuluh bulan di 100,64. Penurunan DXY mencerminkan pergeseran preferensi investor dari aset safe‑haven ke aset yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi, termasuk AUD yang dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga Bank Sentral Australia (RBA) serta harga komoditas utama.

Dari perspektif teknikal, AUD/USD tampak berada pada fase awal stabilisasi. Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di sekitar 40 dan mulai berbalik naik setelah sebelumnya menembus zona oversold. Sementara itu, Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih berada di bawah garis sinyal dan zona negatif, menandakan momentum bearish yang masih ada, namun histogram MACD menunjukkan penyusutan tekanan jual yang mengindikasikan potensi pembalikan.

Level resistance utama terletak di zona 0,6900, yang sebelumnya berfungsi sebagai support kuat. Penembusan di atas level ini dapat membuka ruang bagi pasangan AUD/USD untuk menguji level psikologis 0,7000, yang berdekatan dengan Simple Moving Average (SMA) 50‑hari pada 0,7021. Di sisi support, SMA 100‑hari di sekitar 0,6815 menjadi zona pertahanan pertama. Jika harga menutup di bawah level ini, risiko penurunan dapat kembali menguat, dengan target selanjutnya di zona 0,6700, area breakout sebelumnya.

Faktor fundamental yang mendukung penguatan AUD meliputi perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan kesiapan Iran untuk mengakhiri konflik asalkan mendapat jaminan keamanan. Pernyataan ini bertepatan dengan laporan Wall Street Journal yang mengungkapkan mantan Presiden AS Donald Trump bersedia menghentikan kampanye militer Amerika terhadap Iran meski Selat Hormuz masih sebagian tertutup. Harapan de‑eskalasi ini menurunkan permintaan akan dolar safe‑haven, sehingga memperkuat mata uang yang lebih berisiko.

Sementara itu, kebijakan moneter RBA tetap menjadi penentu utama nilai AUD. RBA mengedepankan target inflasi 2‑3% dan menyesuaikan suku bunga guna menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi. Suku bunga yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kebijakan bank sentral utama lainnya memberikan dukungan pada AUD. Jika RBA mempertahankan atau menaikkan suku bunga, AUD dapat terus menikmati aliran modal asing, terutama mengingat Australia adalah eksportir komoditas utama seperti bijih besi.

Harga bijih besi, komoditas ekspor terbesar Australia, juga menjadi pendorong signifikan bagi AUD. Kenaikan harga bijih besi meningkatkan pendapatan ekspor dan memperbaiki neraca perdagangan, yang pada gilirannya memperkuat mata uang domestik. Sebaliknya, penurunan harga komoditas dapat menurunkan permintaan terhadap AUD. Oleh karena itu, pergerakan harga bijih besi di pasar global perlu dipantau secara seksama oleh para trader.

  • Faktor utama yang memengaruhi AUD: kebijakan suku bunga RBA, harga bijih besi, kesehatan ekonomi Tiongkok, serta sentimen risiko global.
  • Pengaruh keputusan RBA: penetapan suku bunga yang lebih tinggi memperkuat AUD, sementara pelonggaran moneter dapat menurunkan nilai mata uang.
  • Hubungan dengan ekonomi Tiongkok: permintaan bahan mentah dari Tiongkok meningkatkan ekspor Australia dan menguatkan AUD.

Secara keseluruhan, kombinasi faktor teknikal yang menunjukkan awal stabilisasi dan faktor fundamental yang mendukung penurunan USD memberikan peluang bullish bagi AUD/USD dalam jangka pendek hingga menengah. Namun, trader tetap harus waspada terhadap potensi volatilitas yang dapat muncul jika data ekonomi utama atau perkembangan geopolitik berubah secara mendadak.

Kesimpulannya, AUD/USD berada pada posisi yang lebih menguntungkan dengan momentum berbalik naik dan risiko penurunan yang berkurang. Level resistance di 0,6900 dan target psikologis 0,7000 menjadi zona yang harus diwaspadai, sementara support di 0,6815 menjadi batas bawah penting. Pemantauan terus menerus terhadap kebijakan RBA, harga komoditas, serta dinamika geopolitik Timur Tengah akan menjadi kunci dalam mengantisipasi pergerakan selanjutnya.

Leave a Comment