Aryna Sabalenka Rasa Ingin Berhenti Bermain Tenis Setelah Kalah di Prancis Terbuka

IPD – 04 Juni 2026 | Aryna Sabalenka, petenis peringkat satu dunia, mengaku ingin berhenti bermain tenis setelah kalah dari Diana Shnaider di perempat final Prancis Terbuka. Sabalenka yang berusia 28 tahun mengalami kekalahan telak dengan skor 3-6, 7-5, 6-0.

Menurut Sabalenka, dia merasa sangat frustrasi dan kehilangan kendali saat bermain di lapangan yang berangin kencang. Dia juga mengaku bahwa kekalahan ini sangat menyakitkan dan membuatnya merasa ingin berhenti bermain tenis.

Sabalenka sebelumnya pernah mengalami kekalahan serupa di final Prancis Terbuka tahun 2025 melawan Coco Gauff. Kekalahan ini membuat Sabalenka merasa bahwa dia belum siap untuk menghadapi tekanan dan tantangan di lapangan tenis.

Diana Shnaider, lawan Sabalenka, mengaku bahwa dia merasa sangat bahagia dan terkejut dengan kemenangannya. Shnaider mengatakan bahwa dia telah mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi Sabalenka dan berusaha untuk tetap fokus dan tidak terpengaruh oleh emosi lawannya.

Sabalenka saat ini masih mempertimbangkan untuk cuti dari turnamen tenis untuk sementara waktu. Dia mengaku bahwa dia perlu waktu untuk memulihkan diri dan menemukan kembali semangatnya untuk bermain tenis.

Kekalahan Sabalenka di Prancis Terbuka ini telah membuat banyak penggemar tenis merasa kecewa dan khawatir tentang masa depan karirnya. Namun, Sabalenka masih memiliki kemampuan dan potensi untuk menjadi salah satu petenis terbaik di dunia.

Leave a Comment