IPD – 28 Maret 2026 | Timnas Argentina menorehkan kemenangan tipis 2-1 atas Mauritania dalam laga uji coba internasional yang digelar di Estadio Alberto Jose Armando, Buenos Aires, Sabtu 28 Maret 2026. Tanpa kehadiran Lionel Messi di starting line-up, pelatih Lionel Scaloni menaruh harapan pada generasi muda, khususnya bintang muda Como 1907, Nico Paz, yang berhasil menunjukkan kemampuan teknisnya.
Pertandingan dimulai dengan tekanan intens dari Argentina. Pada menit ke-17, Enzo Fernández membuka skor lewat tendangan halus setelah menerima umpan di sisi kanan. Gol pertama ini menegaskan dominasi tim asuhan Scaloni di babak pertama. Tak lama kemudian, pada menit ke-32, Nico Paz menambah keunggulan dengan mengeksekusi tendapan bebas yang meluncur tepat ke sudut gawang Mauritania, memberi hasil sementara 2-0. Atmosfer stadion dipenuhi sorakan biru-putih, sementara asap biru‑putih menambah dramatisasi pra‑pertandingan.
Mauritania tidak tinggal diam. Pada menit ke-21, Abdallahi Mahmoud Keita mencoba melepaskan tembakan jarak jauh yang hanya meluncur tipis di sisi gawang. Upaya mereka berbuah pada menit ke-45 ketika Jordan Lefort menyamakan kedudukan 2-1 lewat tembakan yang menembus pertahanan Argentina.
Messi masuk pada babak kedua sebagai pengganti, namun tidak mampu menambah angka di papan skor. Penampilannya tetap menjadi sorotan utama, meskipun tak menghasilkan gol. Tim Argentina tetap menahan tekanan hingga peluit akhir, memastikan tiga poin penting dalam rangka persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sementara kemenangan ini memberikan dorongan moral, tantangan berikutnya muncul dari sisi skuad. Bintang Inter Milan, Lautaro Martínez, dipastikan absen dalam dua laga penting melawan Uruguay dan Brasil karena cedera hamstring yang terdeteksi lebih parah dari dugaan awal. Pengumuman resmi Timnas Argentina menyebutkan bahwa Martínez harus menjalani evaluasi lanjutan di Milan, mengingat perannya yang vital dalam serangan Albiceleste.
Penyesalan atas absennya beberapa pemain kunci, termasuk Lionel Messi, Gonzalo Montiel, Giovani Lo Celso, dan Paulo Dybala, menambah beban pada Scaloni. Ia harus menyeimbangkan formasi dan taktik dengan mengandalkan pemain muda seperti Nico Paz, serta menyiapkan alternatif bagi striker utama yang cedera.
Di luar lapangan, Scaloni kembali menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai partisipasi Lionel Messi di Piala Dunia 2026 berada di tangan sang kapten. Usia Messi yang akan mencapai 39 tahun pada saat turnamen menimbulkan pertanyaan tentang kebugaran dan motivasinya. Pelatih menekankan bahwa tidak ada tekanan eksternal yang ingin diberikan kepada Messi, melainkan dukungan penuh agar pemain legendaris tersebut dapat membuat keputusan yang terbaik bagi diri dan tim.
Berikut rangkuman poin penting dari perkembangan terbaru Timnas Argentina:
- Kemenangan 2-1 atas Mauritania, dengan gol Enzo Fernández (17′) dan Nico Paz (32′).
- Lautaro Martínez absen akibat cedera hamstring, memengaruhi persiapan kualifikasi melawan Uruguay dan Brasil.
- Lionel Messi belum memastikan keikutsertaan di Piala Dunia 2026; keputusan ada di tangan dirinya.
- Scaloni menekankan pentingnya kebugaran mental dan fisik Messi serta menghindari tekanan media.
- Generasi muda seperti Nico Paz semakin diberi kepercayaan untuk mengisi peran penting dalam tim.
Dengan kombinasi kemenangan kecil, cedera pemain kunci, dan ketidakpastian mengenai kehadiran Messi, Argentina berada pada fase persiapan yang menantang menjelang kompetisi internasional utama. Keberhasilan mengintegrasikan talenta muda serta mengelola kebugaran pemain senior akan menjadi kunci untuk mempertahankan posisi terdepan dalam klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2026.
