Anyma dan Lisa Guncang Coachella 2026 dengan Kolaborasi ‘Bad Angel’ yang Memukau

IPD – 19 April 2026 | Produser dan DJ asal Italia, Matteo Milleri yang lebih dikenal dengan nama panggung Anyma, kembali menjadi sorotan utama pada akhir pekan kedua Coachella Valley Music and Arts Festival 2026. Pada Sabtu dini hari, 19 April 2026, Anyma mempersembahkan set bertajuk ÅDEN yang ditandai dengan kehadiran tamu istimewa, bintang K‑pop internasional Lisa dari grup BLACKPINK. Kedua artis ini menampilkan lagu kolaborasi terbaru mereka, Bad Angel, yang pertama kali diperdengarkan secara publik di panggung Coachella.

Penampilan dimulai dengan lampu sorot berwarna biru‑ungu yang menyorot Anyma yang mengenakan pakaian serba putih, menegaskan nuansa futuristik yang menjadi ciri khas visualnya. Latar belakang panggung dipenuhi layar LED raksasa yang menampilkan visual CGI berupa sosok malaikat berkilau, selaras dengan tema lagu. Ketika Lisa melangkah ke atas panggung, ia mengenakan gaun shimmer transparan yang berkilau di bawah sorotan lampu, menambah kesan ethereal.

Selama pertunjukan, Lisa menyapa penonton dengan pernyataan jenaka, “Saya sangat nakal untuk seorang malaikat,” yang kemudian diikuti oleh munculnya hologram Lisa berukuran raksasa mengambang di atas panggung. Hologram tersebut tampak jelas di siaran langsung YouTube, sementara penonton di lokasi melaporkan bahwa efek tersebut tidak sepenuhnya terlihat dari sudut pandang mereka. Efek visual ini menambah dimensi dramatis pada Bad Angel, menjadikan penampilan tersebut salah satu momen paling menonjol dalam edisi Coachella tahun ini.

Lagu Bad Angel sendiri memadukan vokal Lisa yang penuh percaya diri dengan produksi techno khas Anyma. Kombinasi tersebut didefinisikan oleh para kritikus musik sebagai “titik temu” antara dunia K‑pop dan EDM, menghasilkan alur melodi yang mengalir dinamis sekaligus menahan ketegangan. Sejak dirilis pada 8 April 2026, video musik Bad Angel telah mencatat lebih dari sepuluh juta penayangan di YouTube dalam waktu kurang dari dua minggu, menegaskan daya tarik global kolaborasi tersebut.

Anyma tidak hanya menampilkan Lisa pada malam itu. Set ÅDEN juga menampilkan bintang tamu internasional lainnya, termasuk Matt Bellamy dari band rock legendaris Muse dan rapper Amerika Swae Lee. Selain itu, artis indie Joji muncul untuk membawakan lagu “Beautiful”, kolaborasi lain yang baru dirilis bersama Anyma pada awal bulan. Penambahan artis-artis tersebut memperkaya pengalaman festival, menggabungkan elemen rock, hip‑hop, dan pop dalam satu rangkaian pertunjukan.

Sebelumnya, Anyma sempat harus membatalkan penampilannya pada akhir pekan pertama Coachella karena kondisi angin kencang yang berbahaya. Namun, cuaca yang lebih tenang pada akhir pekan kedua memungkinkan produser tersebut mengeksekusi set yang jauh lebih ambisius, lengkap dengan platform yang naik turun, menimbulkan kesan melayang di atas panggung. Konsep visual menggabungkan unsur seni kuno dengan teknologi mutakhir, menampilkan pola geometris yang beralih secara halus antara motif tradisional dan efek cahaya laser modern.

Reaksi penonton mengalir deras di media sosial. Di platform X, tagar #BadAngel dan #AnymaLisa menjadi trending global, mencatat lebih dari satu juta penyebutan dalam beberapa jam setelah penampilan. Interaksi pengguna melampaui lima juta, menandakan bahwa kolaborasi lintas genre ini berhasil menarik minat tidak hanya penggemar K‑pop, tetapi juga komunitas EDM dan festival musik internasional.

Keberhasilan Bad Angel di Coachella juga mengukuhkan posisi Lisa sebagai artis yang mampu menembus batas genre. Dalam sebuah wawancara singkat dengan tim produksi, ia menyatakan kebanggaannya dapat mengeksplorasi sisi musikal yang berbeda di atas panggung festival bergengsi. Sementara itu, Anyma menuturkan bahwa proses kreatif bersama Lisa menantang namun membuahkan hasil yang memuaskan, menegaskan komitmennya untuk terus menggabungkan elemen budaya pop Asia dengan elektronik Barat.

Secara keseluruhan, penampilan Anyma bersama Lisa di Coachella 2026 tidak hanya menjadi sorotan visual yang memukau, tetapi juga menandai momen penting dalam evolusi kolaborasi musik lintas budaya. Dengan kombinasi produksi audio‑visual yang canggih, kehadiran artis tamu kelas dunia, serta respons antusias penonton, set ÅDEN berhasil menegaskan kembali Coachella sebagai panggung utama bagi inovasi musik global.

Leave a Comment