IPD – 10 April 2026 | Al Hilal kembali memukau pendukungnya dengan kemenangan telak 6-0 atas Al Kholood pada pekan ke-29 Liga Roshen Saudi yang berlangsung di Kingdom Arena, Riyadh, Rabu (8/4/2026). Pertandingan tersebut tidak hanya menegaskan dominasi tim hijau-putih di kompetisi domestik, tetapi juga menjadi momentum penting menjelang babak 16 besar AFC Champions League melawan Al‑Sadd.
Serangan Al Hilal tampil luar biasa berkat kontribusi gemilang dari penyerang asal Prancis, Karim Benzema, yang mencetak hattrick pada babak pertama. Gol pertama tim datang pada menit ke‑7 melalui Moteb Al Harbi, yang menerima umpan dari Sergej Milinković‑Savić dan menembakkan bola ke sudut kiri bawah gawang. Tak lama kemudian, Benzema menambah keunggulan lewat umpan tarik Malcom, mengamankan skor kedua.
Gol ketiga Benzema tercipta dari tendangan penalti yang sempat ditangkis kiper Al Kholood, Juan Pablo Cozzani, namun Benzema berhasil menyambar rebound dengan sundulan. Gol keempat muncul di akhir babak pertama, ketika Benzema menanduk bola pertama yang masuk ke tiang gawang setelah menerima umpan tajam dari Milinković‑Savić.
Setelah jeda, Al Hilal tidak melambat. Salem Al Dawsari menambah keunggulan dengan tembakan melengkung ke sudut kanan atas pada menit ke‑55, memanfaatkan kesalahan pertahanan Al Kholood. Gol kelima dicetak oleh Marcos Leonardo pada menit ke‑68 setelah Benzema memotong umpan balik Jamaan Al Dosari dan memberikan bola kepada Leonardo untuk penyelesaian akhir. Skor akhir 6-0 menegaskan keunggulan total tim.
Statistik pertandingan menunjukkan Al Hilal menembakkan total 16 tembakan, dengan 9 tembakan tepat sasaran, menghasilkan expected goals (xG) sebesar 3.0. Al Kholood hanya mencatat 9 tembakan dengan xG 0.72, menyoroti kesenjangan kualitas antara kedua tim. Kendati jumlah tembakan tidak jauh berbeda, efektivitas penyelesaian Al Hilal jauh lebih tinggi, mengubah hampir seluruh peluang menjadi gol.
Strategi pelatih asal Italia, Simone Inzaghi, menjadi sorotan utama. Meski Benzema dan Milinković‑Savić kembali memperkuat lini serang, Inzaghi memutuskan tidak menurunkan Mohamed Kader Miti, penyerang asal Pantai Gading, karena regulasi liga yang membatasi jumlah pemain asing menjadi delapan per pertandingan. Keputusan ini menegaskan bahwa rotasi pemain tidak semata‑mata didasari performa, melainkan kepatuhan pada aturan serta kebutuhan taktis tim.
Inzaghi menekankan pentingnya ketepatan akhir dalam konferensi pers pasca pertandingan, menyatakan bahwa “kami tidak mengandalkan keberuntungan, melainkan efektivitas. Hari ini, akurasi para pemain menjadi pembeda, dan itu terlihat jelas dari hasil akhir.” Ia menambahkan bahwa keberhasilan tim bukan hanya hasil dari individu bintang, melainkan kerja sama tim yang solid serta disiplin taktis.
Kemenangan ini juga memberikan suntikan moral bagi Al Hilal menjelang kompetisi Asia. Tim berencana bertandang ke markas Al‑Sadd di Doha pada Senin mendatang untuk laga 16 besar AFC Champions League. Sebelum itu, Inzaghi menjadwalkan istirahat latihan pada hari Kamis dan sesi intensif pada hari Jumat, memastikan kebugaran optimal pemain. “Pertandingan hari ini adalah kesempatan terakhir sebelum menghadapi kompetisi Asia. Besok kami akan mulai persiapan dengan fokus penuh,” ujar Inzaghi.
Dengan 68 poin, Al Hilal kini berada di posisi kedua klasemen Liga Saudi, terpaut dua poin dari pemuncak Al‑Nassr yang masih memiliki satu pertandingan lebih sedikit. Namun, kemenangan 6-0 ini memperkecil jarak dan menambah tekanan pada rival utama.
Secara keseluruhan, performa Al Hilal dalam laga melawan Al Kholood menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi penyerangan, manajemen skuad, dan kesiapan mental. Kombinasi taktik cerdas Inzaghi, kualitas individu pemain bintang, serta kedalaman skuad menjadi faktor utama yang memungkinkan tim melaju kuat menuju puncak liga domestik dan kompetisi kontinental.
